CATUR WEDHA
Dalam rangka memperingati 1 tahun pernikahan kami, teringat pesan Ayah waktu kami akan menikah. Beliau merumuskannya sebagai CATUR WEDHA, empat nasehat utama sang Ayah dari pihak calon istri kepada calon menantunya. Berikut ini isinya, untuk direnungkan terutama bagi yang mau memasuki gerbang pernikahan maupun bapak-bapak yang puterinya sudah ingin menikah

CATUR WEDHA
Ananda yang tercinta, risang bagus Yanardian Agrianto. Ananda besok pagi Insya Allah akan menjalani upacara pernikahan, suatu upacara yang sangat penting bagi kehidupan ananda. Dan pada saat yang penuh kebahagiaan ini, ayahanda ingin memberikan pesan dan amanat kepada ananda, berupa petunjuk untuk menyertai dan mengatur ananda beserta istri di dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Setelah resmi diikat oleh tali pernikahan, maka ananda beserta istri akan dihadapkan pada tugas dan kewajiban yang harus dihadapi dengan berani dan tanggung jawab sepenuh hati. Malam ini, dengarkanlah CATUR SABDA yaitu EMPAT NASEHAT UTAMA peninggalan nenek moyang kita yang perlu ananda renungkan ketika memasuki gapura pernikahan sehingga ananda benar-benar mampu untuk:
1. HANGAYOMI
Artinya MELINDUNGI. Lidungilah istrimu dengan sepenuh hati bagaikan perlindungan orangtua kepada putera puterinya sehingga istrimu benar-benar merasa aman, tentram dan damai.
2. HANGAYANI
Artinya MENCUKUPI dan MENYEJAHTERAKAN. Berikanlah dan cukupilah seluruh kebutuhan istrimu, tentu dalam batas-batas kemampuanmu, karena sebuah rumah tangga tidak akan langgeng jika tidak dibarengi dengan: KEBERANIAN KEULETAN, KEMANTAPAN dan KEGIGIHAN berusaha dari kepala rumah tangga itu sendiri.
3. HANGAYEMI
Artinya MEMBERIKAN KENYAMANAN. Di suatu ketika nanti manakala istrimu meghadapi suatu masalah dalam hidupnya, maka kamu harus dapat memberikan jalan keluarnya serta menghibur hatinya sehingga hari-hari dalam kehidupannya penuh suasana kenyamanan.
4. HANGANTHI
Artinya MENUNTUN dan MEMIMPIN. Jadilah penuntun yang setia dan pemimpin yang sejati. Antar, arahkan istrimu ke tempat yang tepat. Perbaikilah kesalahan-kesalahannya, sempurnakanlah apa yang telah mampu dilakukannya sehingga istri ananda akan benar-benar menjadi wanita utama yang selalu:
- Cinta, sayang, bhakti dan hormat pada suami
- Sayang dan tanggung jawab pada putera-puteri
- Sujud dan hormat pada orang tua
- Dan senantiasa bertakwa kepada Allah SWT
Hanya inilah yang dapat ayahanda berikan. Hayati dan terapkanlah dalam kehidupan berumahtangga. Ayahanda percaya kalian akan hidup rukun, tentram, damai dan sentosa serta bahagia selama-lamanya. Amiin
Malang, 23 Desember 2006
Ayahanda memberi restu kepadamu.
Bapak, kami akan berusaha sebaik-baiknya untuk membangun keluarga kami. Insya Allah bisa menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah.

Agri & Intan









semoga langgeng selamanya oM, aMin,
wah lama ga mampir ksini aku, apa kabar neh oM
16 January 2008 at 6:38 am